Life Must go on _walau tanpa ART

gak pernah kebayang bahwa saya bisa hidup tanpa ART..karena dulu saat anak baru 1 selalu dibantu ART..itu terjadi selama kurang lebih 3,5 tahun sampai akhirnya ART yg amanah berhenti. Rasanya seperti di khianati pacar…yaiyalah 3,5 tahun itu rasanya udah bergantung banget sama si mbak..anything i do supaya si mba tetap bertahan dirumah tapiiiii ternyata si mbak izin pulkam dan gak balik-balik lagi….

Ibarat orang pacaran,sejak kejadian itu saya jadi Trauma dan malas membuka diri untuk seseorang yang baru..apalagi kondisi saat itu juga mendukung utk gak pake mbak, Fay 4 thn..fa 2 thn lagi fase2nya anak-anak sudah steable…udah gak perlu diladenin banget.

Dan rodapun berputar..begitu faw lahir…hmmm mulai membuka diri untuk punya mbak..dan gayungpun bersambut dgn hadirnya mbak yg PP, meski ada drama gonta ganti tp karena saya dirumah jadii ya no wonderlah…paling yg keteteran cuma bersih2 rumah..TApi…tapiii hidup semakin berputar…si mbakpun ikut berputar..hahahaha intinya akhirnya sampai dengan tulisan ini dibuat saya no ART bukan karena gak mau..tapi krn gak ada ART yg dikirim oleh ALlah untuk saya😦

beberapa kali di PHPin sama makelar yg janjiin mau bawa ART tapi nothing….

sempet ngalamin “lately baby blues”..ini mah mungkin bisa-bisaan saya doang ya..pokonya setiap abinya brngkt kantor saya mulai melo,mulai panik,mulai takut gak bs handle anak-anak dan rumah dengan baik

pernah juga dalam sebulan sakit 2 kali selama hampir 2 minggu, karena ISPA dan badan bener2 berasa rontoookkkkk banget…krn saya ini ekspresif maka yg jd tempat curhat saya ya si abi.

saya bertanya-tanya sama Allah kenapa sihh koq jalan saya untuk menemukan ART itu susaaahhh bangetttttt, ada apa?Apa maksud yg Allah ingin sampaikan?

Ada 1 kisah yg saya ingat Fatimah Azzahra, puteri baginda Nabi Muhammad SAW, istri ali bin abi thalib..pernah meminta kepada sang Ayah (Nabi muhammad SAW) seorang pembantu, saat itu tangan fatimah lecet karena setiap harinya menggiling biji gandum dengan alat menumbuk. Namun Nabi muhammad SAW berkata “Maukah kalian kuberi tahu sesuatu yang lebih baik dari yang kamu minta? Bila hendak naik pembaringan, maka bertakbirlah 33 kali, bertasbihlah 33 kali, dan bertahmidlah 33 kali. semuanya itu lebih baik daripada seorang pembantu.”Sejak saat itu, Ali dan Fatimah mengamalkan dzikir tersebut hingga akhir hayat. Tak pernah lagi Fatimah meminta pembantu. Tak lagi ia mengeluh atas keletihan yang menderanya

kisah diatas bener-bener menampar saya..

betapa selama ini saya kurang dzikir…kurang ikhlas mengerjakan semuanya sehingga mengurus rumah dan anak2 sebagai momok yang melelahkan dan menakutkan, astagfirullah

Dzikir bisa memberikan kekuatan kepada orang yang melakukannya.

 

saya dan suami harus move on..berhenti berharap akan datangnya sosok ART yang bisa melerai tugas rumah tangga…ternyata ada yang bisa kita lakukan koq selain mengharapkan adanya sosok ART🙂

life must go on….dan akan terlalui dengan baik baik jika ada umi dan abi yang selalu bekerja sama dirumah :*

PicsArt_1426583047239

ini hanya kreatifitas kecil dari 1 anak,nah apalagi kalo ditambah 2 kakaknya?:p

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s