ML*M bukan pekerjaan horor

sebelum posting, mari kita berdoa semoga gw ga ditimpukin sama visitor blog ini *eahh emang ada apah yg baca?*

=======================================================================================
Sebenernya sebelum ikut dbcn gw sudah sering sekali mendengar nama MLM aka Multi level Marketing. Dan gw tau..semua pelaku MLM sebagian besar adalah momok yang paling menakutkan, dan momok yg paling segan untuk ditemani, karena sebagian dari kita pasti segan, malas untuk berteman baik dengan pelaku MLM. Alasannya karena takut di suruh ikut MLM juga. Hayuukkk ngaku dehhh :p

inipun pernah menjadi alasan gw untuk menolak dbcn beberapa tahun lalu, karena gw takut ngebayangin bahwa teman2 gw akan menjauh saat tahu bahwa gw adalah pelaku mLm. Dan ternyata ketika gw memutuskan untuk join Dbcn, gwpun punya prinsip dan gw punya FAQ dalam bekerja, salah satunya adalah gw ga akan pernah memaksa apalagi sampai meneror seseorang untuk ikut dbcn. IT’S BIG NO NO buat gw.

Jadi sampai sekarang alhamdulillahirobilamain *sujud syukur* gw masih punya banyak teman, gw tidak dijauhi teman2 karena gw pelaku MLM.

bagi gw its buisness, kalo mau join hayuk gw ajarin a to Z nya, kalo ga mau ya sudah..tidak akan berdampak pada pertemanan kita🙂. Dan so far gw selalu menjaga hubungan baik dengan semua pihak baik itu teman yg join ataupun teman yang ga join.

==================================================================================
In the other hand, beberapa kali gw menemui cemoohan dengan kata ” ohhhh MLM ya?ga ah, cuma ngabisin waktu dan duit ajah”, honestly gw sekarang sudah kebal terhadap reaksi negatif apapun yg terjadi. Tapi kadang gw suka pengen nangis kl yg di perlakukan itu adalah new bie, karena cemohaan itu bisa bikin mental si newbie melempem bak krupuk yg masuk angin.

mari..yuk gw cuma share stigma yang selama ini terlampau beredar dengan bumbu negatif dan ternyata berhasil memblokir mind set orang2.

ML*M (gw cuma ngebahas oriflame ya karena gw hanya berkompeten di situ), sebenernya adalah bisnis. Sama seperti misalnya kalo kita jualan baju, jualan jilbab, jualan makanan and the bre bre bre. Nah sistem ML*m ini memudahkan kita untuk bisnis. Kenapa?

Karena kita tidak perlu stocking barang, kita tidak perlu memikirkan gaji pegawai, kita tidak perlu buka lapak dan yang menyenangkan adalah kita tidak perlu modal besar untuk memulainya. Its call DIRECT SELLING.

Kemudian ada yg nanya, “tapi ML*m itu selalu mengharuskan gw untuk belanja dan belanja terus yang ada duit gw abis dong”. Nah ini pemahaman yg sualaaahhh besar. belanja dan belanja terus itu adalah cara yg kurang tepat. Kita punya trik gimana supaya ga belanja dan belanja terus tapi tetap bisa berkembang di sini. Dan perlu di garis bawahi bahwa belanja atau beli atau menggunakan produk adalah salah satu syarat dari bisnis yg halal, ada jual beli yang jelas. kalo tidak ada barang atau jasa yang di perjual belikan itu namanya MONEY game ya…dan kata bang rhoma itu haroooooommmmm

Nah itu lah beberapa penjelasan gw tentang stigam negatif yg selama ini berkembang, masih akan menyusul stigma lainnya yang mungkin akan gw cerahkan secerah matahari pagi *tsaaahhhhh*

kalo ada yg mau belajar tentang dbcn, yuk jangan ragu comment atau pm gw yaaaa #BukanPromosi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s